6 Persiapan Memulai Usaha Baru Bagi Pemula

memulai usaha baru

Memulai usaha baru merupakan suatu hal yang sangat menantang bagi Anda yang berkeinginan menjadi pengusaha sukses. Untuk memulai usaha sendiri perlu dilakukan persiapan yang matang terkait konsep memulai usaha. 

Banyak di antara calon pengusaha yang bertanya-tanya bagaimana cara memulai usaha baru bagi seorang wiraswasta.

Berdasarkan masalah itulah kami membuat artikel ini untuk menjelaskan langkah awal memulai suatu usaha yang tentunya diawali dengan memulai usaha kecil. Karena usaha yang besar tidak akan ada tanpa didahului oleh usaha kecil.

Menjadi seorang pengusaha adalah sesuatu yang bisa saya katakan luar biasa karena mereka yang berniat menjadi pengusaha adalah orang yang mampu mandiri dan keluar dari zona nyaman.

Coba Anda perhatikan pegawai perusahaan besar, mereka mungkin punya uang yang banyak tetapi waktu mereka diatur oleh bos. jika ada acara keluarga mereka mungkin tidak bisa hadir karena hal tersebut. tetapi jika Anda sendiri yang punya usaha Anda bisa mengatur waktu kapan bisa libur dan kapan bisa sibuk.

Dan nyatanya banyak pegawai yang bosan dengan pekerjaannya. Pergi pagi pulang sore dan begitu terus sampai mereka bosan. Jikalau Anda seorang pegawai, sudah berapa lama Anda bekerja? 1 tahun? 5 tahun? atau bahkan 10 tahun? dan apa saja yang sudah bisa Anda beli?

Dan sangat disayangkan kebanyakan pegawai perusahaan masih mengalami masalah keuangan walaupun sudah bertahun-tahun bekerja.

Setinggi apapun jabatan seorang pegawai sama saja mereka itu adalah "babu" yang disuruh-suruh oleh bosnya. Mungkin agak sedikit mirip dengan buruh, cuma beda jumlah gaji dan tempat kerjanya saja.

Ingat kata Bob Sadino, setinggi apapun jabatan Anda dalam suatu perusahaan Anda tetaplah kuli, dan serendah apapun usaha Anda yang terpenting Anda-lah bosnya.

Jadi pegawai mungkin nyaman, kita tidak perlu khawatir masalah uang karna gaji sudah dijamin sama bos. Tapi apa tidak bosan kerja begitu-begitu terus. Hidup datar terus tanpa ada tantangan.

Cobalah sekali-kali berpikir di luar kotak. Jauhi zona nyaman Anda yang jadi pegawai yang disuruh-suruh bos. 

Akan lebih terhormat menjadi seorang pengusaha, jadi bos sendiri. Bebas kapan mau libur kapan mau sibuk. Dan tentunya akan lebih menantang karena dibutuhkan mental dan keberanian yang kuat.

Kalau saya menyuurh Anda untuk keluar dari pekerjaaan Anda sebagai pegawai apakah Anda siap? Kalau Anda belum siap berarti sama saja Anda belum mau meninggalkan zona nyaman. Dan mungkin sampai tua nanti-pun Anda akan tetap seperti itu.

Coba utarakan alasan mengapa Anda masih tetap bertahan di zona nyaman itu?

Takut gagal !

Tidak ada pengusaha sukses yang tidak pernah gagal. Justru kegagalan itulah yang mendidik mereka menjadi lebih baik. Dari kegagalan itu mereka belajar bagaimana menjadi lebih baik untuk kedepannya. 

Tidak punya keahlian dalam suatu bidang!

Jangan khawatir, bangunlah sebuah tim. Kumpulkan teman-teman Anda yang bisa dipercaya dan tentunya memiliki keahlian. Dengan begitu semua kekurangan bisa saling tertutupi.

Tidak punya modal!

Ada banyak cara untuk mendapatkan modal. Bila Anda adalah seorang pegawai maka lebih bagus jika menabung untuk mengumpulkan modal lalu membuka usaha sendiri. Kalau bingung bagaimana mencari modal, silahkan baca artikel 9 Solusi Mencari Sumber Modal Untuk Membuka Usaha

Untuk selanjutnya tinggal Anda yang tentukan apakah mau tetap di zona nyaman atau-kah keluar menghadapi dunia, mencari tantangan, dan menjadi bos. 

Bila Anda tidak berminat menjadi pengusaha sebaiknya tidak usah melanjutkan membaca artikel ini. tetapi bila Anda memilih menjadi bos maka silahkan baca berikut penjelasan mengenai persiapan memulai usaha baru.

1. Jenis usaha

Apabila Anda seorang pemula yang kekurangan modal maka carilah jenis usaha yang cocok bagi pemodal kecil atau bahkan tanpa modal seperti memasarkan produk atau jasa orang lain. 

Karena memang bagi orang yang kekurangan modal bisa mengawali dengan usaha-usaha kecil seperti memasarkan produk atau jasa orang lain. Dan setelah ada keuntungan yang didapatkan nantinya bisa digunakan untuk modal usaha yang lebih besar. 

Untuk memulai sebuah usaha yang besar, terlebih dahulu Anda harus menentukan jenis usaha apa yang dijalankan.

Dalam memilih jenis usaha, sebaiknya pilihlah usaha yang menawarkan produk atau jasa yang banyak dibutuhkan oleh orang atau produk yang spesifik dan langka namun memiliki nilai pasar yang cukup luas.

Bisnis makanan dan minuman seperti kue, roti, es juice, bakso, mie ayam, dan lain sebagainya bisa dicoba. Bisnis kerajinan seperti barang souvenir, pernak-pernik kebutuhan rumah tangga, dan lain-lain. Jasa seperti potong rambut, usaha jahit, obras, konsultan, dan pengurus surat-surat bisa menjadi pilihan bagus.

Namun akan lebih baik lagi jika usaha yang ingin Anda buat sesuai dengan passion Anda. Misalkan Anda adalah seorang yang suka menggambar dan desain, Anda bisa membuka usaha percetakan. Jika senang dan mampu memperbaiki hp yang rusak, bisa saja Anda membuka usaha perbaikan hp.

Intinya usaha Anda sesuai dengan minat dan kemampuan yang dimiliki. Karena dengan begitu apabila bekerja Anda tidak akan merasa terbebani karena memang itu kesenangan Anda.

Jangan ber-kecil hati jika memulai bisnis dengan modal kecil atau bahkan tanpa modal. "Selalu ada jalan lain menuju Roma", begitulah kata pepatah. Sepanjang Anda mau berusaha, dengan izin Tuhan, yakinkan bahwa usaha Anda akan menjadi kenyataan.

2. Lakukan Pengamatan Dan Pendalaman Mengenai  Bisnis Yang Direncanakan

Lakukan dahulu pendalaman mengenai seluk-beluk bisnis tersebut, baik atau tidak? Bagaimana agar proses produksinya lebih efisien? 

Dari mana kita membeli bahan bakunya? Siapa calon konsumen atau karakteristik pelanggan? Di mana Anda akan memasarkan dan menjualnya? Bagaimana pola pemasaran dan penjualannya?

Cara terbaik adalah mengamati pengusaha sukses yang bergerak di bidang yang sama. Bila bisnis Anda benar-benar baru, paling tidak pelajari bagaimana pengusaha sukses menjalankan bisnisnya dan kenali juga resikonya. 

Siapkah mental Anda dengan risiko tersebut? Salah satu ciri calon pengusaha sukses adalah berani mengambil risiko sepanjang risiko itu sudah diperhitungkan.

3. Lakukan Uji Coba Dengan Cara Tes Pasar

Manfaat uji coba pasar adalah untuk mendapatkan umpan balik terhadap calon konsumen mengenai produk yang ditawarkan. Misalnya  sebelum menjual kue, cobalah berikan secara gratis kepada orang di lingkungan sekitar.

Tentunya dalam jumlah yang terbatas dan sesuai kemampuan Anda. Mintalah pendapatnya mengenai produk yang Anda buat tersebut.

Enak-kah, kurang manis, atau bentuknya yang kurang menarik? Jadikan kritikan dan sarannya sebagai masukan berharga untuk melakukan perbaikan sedikit demi sedikit, sehingga produk Anda benar-benar siap diluncurkan dengan skala yang besar.

Selain melakukan tes pasar, bisa juga dengan melakukan survey dengan mengamati minat masyarakat terhadap suatu jenis produk tertentu. Misalkan minat boneka doraemon atau jenis bakso tertentu terhadap beberapa kelompok masyarakat.

Dan jangan lupa untuk mengamati kompetitor atau saingan Anda dalam membuka usaha. Pikirkan bagaimana strategi yang cemerlang untuk mengalahkannya, namun dengan cara-cara yang sportif dan tak melakukan hal curang.

Akan lebih baik lagi apabila Anda belajar dari orang yang lebih ahli dalam suatu bidang usaha. Tetapi, untuk mendapatkan ilmu dari yang ahlinya mungkin agak sedikit sulit. Anda mungkin harus mengeluarkan beberapa uang untuk mendapatkan ilmunya.

Karena tidak semua pengusaha sukses mau membagikan ilmunya secara cuma-cuma. Namun jangan khawatir, Anda bisa mengikuti seminar-seminar kewirausahaan, webinar di internet, dan masih banyak informasi lain di internet.

4. Susunlah Rencana Usaha


Perencanaan ini bisa mencakup antara lain: penetapan nama produk, packing produk, proses produksi, jalur distribusi yang dipilih, modal tambahan yang diperlukan, orang-orang yang akan diajak bekerja sama, baik dari segi penanaman modal, pegawai, dan penyalur produk.

Juga pikirkan strategi pemasaran yang akan dijalankan misalnya dengan selebaran, brosur, katalog, melalui website, mailing list, atau iklan media, organisasi sosial, dan sebagainya. 

Umumnya, dalam usaha kecil, lokasi atau tempat pemasaran yang strategis menjadi salah satu kunci sukses usaha.

Perlu kejelian dan keberanian tersendiri bagaimana mendapatkan tempat pemasaran yang strategis dengan modal terbatas. Cara paling mudah adalah dengan bekerja sama dengan pemilik tempat dengan sistem bagi hasil atau bagi keuntungan.

Pada poin ini sangat penting mengandalkan kekuatan jaringan yang Anda miliki. Maka dari itu pentingnya membangun jaringan bagi seorang calon pengusaha sukses. Bagi Anda yang ingin membangun jaringan bisnis seluas-luasnya, silahkan baca 10 Cara Membangun Networking Dalam Bisnis.

Jaringan yang luas akan menambah peluang kesuksesan. Misalkan Anda adalah seorang pengusaha sepatu olahraga dan memiliki teman seorang instruktur olahraga. Karena Anda dan instruktur tersebut adalah teman sehingga ia mempromosikan produk Anda ke orang-orang yang ia ajar.

Contoh lainnya ketika Anda mengalami kesulitan terkait promosi online. Anda bingung karena tidak tahu bagaimana caranya promosi online.

Tetapi karena Anda memiliki teman yang bisa diandalkan dan memilki keterampilan promosi online sehingga semuanya akan jadi lebih mudah.

5. Mulailah Saat Ini

Sebuah gagasan bisnis akan tetap menjadi gagasan jika tidak ada tindakan untuk mewujudkannya. Dengan memulainya, Anda bisa mendapatkan pengalaman dan pelajaran berharga yang bisa digunakan memperbaiki usaha secara sistematis.

Jika mental telah siap, mulailah dari saat ini walau mungkin Anda masih memiliki beberapa keterbatasan dan kendala yang ada.

Ada kalanya kita harus learning by doing . Langsung mempraktekkan setelah itu mempelajari apa saja hambatan dan menemukan solusi dari hambatan tersebut.

Tidak ada gunanya rencana dan persiapan yang matang tanpa ada tindakan nyata. Ingatlah bahwa kesempatan itu tidak datang sendirinya, tetapi kesempatan itu merupakan sesuatu yang harus dicari.

Hindari untuk menunda-nunda pekerjaan. Mulailah dari sekarang, tunjukkan pada dunia, pada orang disekitar Anda, pada kedua orang tua Anda, dan untuk semua orang bahwa Anda bisa. Karena hidup terkadang butuh realisasi yang jelas bukan hanya sekedar rencana.

6. Hadapi dan Atasi Hambatan  

Berdasarkan pengalaman, mungkin tidak ada seorang pun wiraswasta yang berhasil tanpa mengalami hambatan atau bahkan kegagalan dalam perjalanan bisnis mereka. 

Sebaiknya Anda memiliki sikap positif, apa yang terjadi adalah  hal yang terbaik untuk Anda. Karena itu adalah janji Tuhan. Hambatan dan kegagalan adalah pelajaran yang harus diambil hikmahnya.

Tanpa Anda sadari itu akan menguatkan dan mempertajam intuisi dan kemampuan Anda dalam berwirausaha. Setiap usaha selalu ada resiko dan bila itu terjadi, hadapilah dengan kepala dingin. 

Dalam perjalanan bisnis, Anda harus bisa terus survive walaupun mendapatkan bertubi-tubi masalah. Ketika Anda mulai bosan atas apa yang Anda kerjakan, maka ingatlah apa alasan Anda untuk memulai.

Intinya perkuat tekad Anda untuk menjadi pengusaha sukses karena tekad yang kuat itulah yang akan mendorong Anda untuk meraih kesuksesan.

Ada orang yang hanya memiliki satu kaki tetapi dia bisa jadi pelari cepat, ada orang yang memiliki tubuh kerdil tetapi dia bisa menjadi atlet renang, dan ada orang yang bahkan tidak memiliki tangan tetapi masih tetap kuat dan mampu melakukan pekerjaan berat yang dilakukan orang normal.

Mengapa mereka bisa seperti itu?

Itu karena tekad yang mereka miliki sangatlah kuat. Seandainya mereka hanya bermasa bodoh dan berpasrah diri saja, mungkin akan beda ceritanya.

Baca Juga:

Penyebab Gagal Berbisnis yang Sering Dilakukan

3 Orang Ini Sukses Tanpa Lulus Pendidikan Formal

0 Response to 6 Persiapan Memulai Usaha Baru Bagi Pemula

Posting Komentar